Paper II. Metode Ilmiah dan Ilmu Pengetahuan Alam
A. Pengertian metode ilmiah
Metode
Ilmiah merupakan suatu cara sistematis yang digunakan oleh para ilmuan untuk
memecahkan masalah yang dihadapi. Metode ini menggunakan langkah-langkah yang
sistematis, teratur dan terkontrol. Metode ilmiah merupakan rangkaian struktur
kerja yang tidak dapat dipisahkan.
Metode
Ilmiah adalah cara untuk menunjukkan dan memberikan bukti akan kebenaran suatu
teori dan atau pernyataan terkait dengan yang akan dikemukakan. Suatu
Penelitian Ilmiah akan berhasil dengan baik apabila dilakukan dengan struktur
metode ilmiah, seperti : Perumusan masalah, Penyusunan Kerangka Berpikir/ Dasar Teori,
Penarikan Hipotesis, Eksperimen/Percobaan, Analisis Data, Penarikan Kesimpulan.
B. Ilmu pengetahuan alam
Ilmu Pengetahuan Alam – Atau yang biasa disingkat dengan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) secara umum adalah ilmu yang mempelajari fenomena, gejala dan fakta pada alam dan semesta yang dapat dibuktikan dan dirumuskan kebenarannya secara empiris.
Secara garis besar Ilmu Pengetahuan Alam atau IPA dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu:
1. Geografi
Ilmu yang mempelajari tentang lokasi serta persamaan, dan perbedaan (variasi) keruangan atas fenomena fisik, dan manusia di atas permukaan bumi. Kata geografi berasal dari Bahasa Yunani yaitu gêo (“Bumi”), dan graphein (“tulisan”, atau “menjelaskan”).
2. Fisika
Ilmu tentang alam dalam makna yang terluas. Fisika mempelajari gejala alam yang tidak hidup atau materi dalam lingkup ruang dan waktu.
3. Geologi
Ilmu (sains) yang mempelajari bumi, komposisinya, struktur, sifat-sifat fisik, sejarah, dan proses pembentukannya.
4. Biologi
Ilmu yang mempelajari aspek fisik kehidupan. Istilah “biologi” dipinjam dari bahasa Belanda, biologie, yang juga diturunkan dari gabungan kata bahasa Yunani, βίος, bios (“hidup”) dan λόγος,logos (“lambang”, “ilmu”). Istilah “ilmu hayat” dipinjam dari bahasa Arab, juga berarti “ilmu kehidupan”.
5. Ekologi
Ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya.
Jupiter
adalah planet kelima dari Matahari kita dan planet terbesar di Tata Surya. Garis-garis
dan putaran yang terlihat di Jupiter adalah awan amonia berangin dan air yang
dingin. Kandungan mayoritas atmosfernya adalah hidrogen dan helium, dan Bintik
Merah Raksasa ikonik Jupiter adalah badai raksasa yang lebih besar daripada
Bumi dan telah berkecamuk selama ratusan tahun.
Jupiter
dikelilingi oleh 53 bulan yang telah dikonfirmasi, serta 16 bulan lainnya yang
menunggu untuk dikonfirmasi, jadi kemungkinan total bulan di Jupiter adalah
sebanyak 69 bulan. Para ilmuwan sangat tertarik dengan “satelit Galilean” yaitu
empat bulan terbesar yang ditemukan oleh Galileo Galilei pada tahun 1610,
Europa, Callisto, Ganymede dan Io. Jupiter juga memiliki tiga buah cincin, tapi
sangat sulit dilihat dan hampir sama rumitnya dengan cincin di Saturnus.
Sumber :

Komentar
Posting Komentar