Paper VIII. Ekologi dan Dampak Perkembangan IPTEK Terhadap Perkembangan Manusia
A. Pengertian IPTEK
IPTEK adalah
singkatan dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. IPTEK merupakan
sesuatu yang sangat berkaitan dengan teknologi, Definisi lengkap
tentang teknologi adalah cara melakukan sesuatu untuk memenuhi
kebutuhan manusia dengan bantuan alat dan akal.
Tanpa kita sadari
untuk melakukan aktivitas atau pekerjaan sehari-hari kita menggunakan
IPTEK. Seseorang menyatakan bahwa manusia sudah menggunakan teknologi
seja zaman dahulu kala, seperti memecahkan kemiri dengan batu atau
memetik buah dengan galah sebagai teknologi sederhana.
B. Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan IPTEK
1. Zaman Purba (4 juta tahun lalu)
Dikenal
dengan zaman batu, ciri ilmu yang dikembangkan adalah kemampuan
mengamati, membedakan, memilih, dan melakukan percobaan. Hasil dari
periode ini adalah pembuatan alat-alat batu, yang kemudian lebih
disempurnakan dengan besi dan perunggunya, juga sistem bercocok
tanam.
2. Zaman Yunani (600-200 SM)
Terjadi
perubahan besar pada cara berpikir umat manusia,dan babak dimulainya
teknologi. Antara lain ditemukannya dalil-dalil. Seperti phytagoras,
archimedes, dll.
3. Zaman Pertengahan (31 SM-628 M)
Zaman
ini sering disebut zaman kegelapan karena perkembangan ilmu
pengetahuan terhenti di Eropa. Agama Kristen mulai berkembang &
mendominasi kehiduoan masyarakat eropa. Namun sebaliknya perkembangan
IPTEK di dunia islam mulai menonjol.
Saya
perkenalkan beberapa tokoh yang mengawali permulaan peradaban
teknologi islam :
Al-Khwarizmi
(Aljabar), Al-Kindi (Ahli Filsafat Islam yang pertama), Ibnu Sina
(Bapak Kedokteran Modern).
4. Zaman Modern (658 M-Sekarang)
Zaman
modern diawali dengan zaman Renaissance (fase kebangkitan kembali
iptek di Eropa). Orang mulai mengandalkan kekuatan rasio (akal),dan
meninggalkan dogma-dogma agama. Ilmuwan zaman modern yang sangat
terkenal dan sempat menjadi orang nomer satu sedunia, ialah William
Henry Gates atau dikenal dengan nama Bill Gates, pemilik Microsoft
Corporation bersama sahabatnya Paul Allen.
C. Peranan IPTEK terhadap Bidang Sosial, Ekonomi dan Budaya
1.
Pengaruh Globalisasi terhadap Berbagai Bidang
Kehadiran
globalisasi membawa pengaruh bagi kehidupan suatu bangsa. Pengaruh
globalisasi dirasakan di berbagai bidang kehidupan seperti ekonomi,
sosial budaya, serta bidang – bidang lainnya dan akan mempengaruhi
nilai nasionalisme bangsa. Secara umum globalisasi dapat dikatakan
suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal
batas wilayah. Menurut Edison A. Jamli (Edison A. Jamli dkk,
Kewarganegaraan, 2005), globalisasi pada hakikatnya adalah suatu
proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk
diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik
kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa- bangsa
di seluruh dunia. Dengan kata lain proses globalisasi akan berdampak
melampaui batas-batas kebangsaan dan kenegaraan.
Sebagai
sebuah proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi, dalam
interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan dimensi waktu.
Dimensi ruang yang dapat diartikan jarak semakin dekat atau
dipersempit sedangkan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan
komunikasi pada skala dunia. Hal ini tentunya tidak terlepas dari
dukungan pesatnya laju perkembangan teknologi yang semakin canggih
khususnya teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
Teknologi
informasi dan komunikasi (TIK) adalah pendukung utama bagi
terselenggaranya globalisasi. Dengan dukungan teknologi informasi dan
komunikasi, informasi dalam bentuk apapun dan untuk berbagai
kepentingan, dapat disebarluaskan dengan mudah sehingga dapat dengan
cepat mempengaruhi cara pandang dan gaya hidup hingga budaya suatu
bangsa. Kecepatan arus informasi yang dengan cepat membanjiri kita
seolah-olah tidak memberikan kesempatan kepada kita untuk menyerapnya
dengan filter mental dan sikap kritis. Makin canggih dukungan
teknologi tersebut, makin besar pula arus informasi dapat dialirkan
dengan jangkauan dan dampak global. Oleh karena itu selama ini
dikenal asas “kebebasan arus informasi” berupa proses dua arah
yang cukup berimbang yang dapat saling memberikan pengaruh satu sama
lain.
2.
Dampak Globalisasi terhadap Bidang – Bidang Tersebut
Pengaruh
globalisasi dengan dukungan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)
meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif.
Pengaruh positif yang dapat dirasakan dengan adanya TIK adalah
peningkatan kecepatan, ketepatan, akurasi dan kemudahan yang
memberikan efisiensi dalam berbagai bidang khususnya dalam masalah
waktu, tenaga dan biaya. Sebagai contoh manifestasi TIK yang mudah
dilihat di sekitar kita adalah pengiriman surat hanya memerlukan
waktu singkat, karena kehadiran surat elektronis (email),
ketelitian hasil perhitungan dapat ditingkatkan dengan adanya
komputasi numeris, pengelolaan data dalam jumlah besar juga bisa
dilakukan dengan mudah yaitu dengan basis data (database),
dan masih banyak lagi.
Sedangkan
pengaruh negatif yang bisa muncul karena adanya TIK, misalnya dari
globalisasi aspek ekonomi, terbukanya pasar bebas memungkinkan produk
luar negeri masuk dengan mudahnya. Dengan banyaknya produk luar
negeri dan ditambahnya harga yang relatif lebih murah dapat
mengurangi rasa kecintaan masyarakat terhadap produk dalam negeri.
Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan
gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa
Indonesia.
Pada
hakikatnya teknologi diciptakan, sejak dulu hingga sekarang ditujukan
untuk membantu dan memberikan kemudahan dalam berbagai aspek
kehidupan, baik pada saat manusia bekerja, berkomunikasi, bahkan
untuk mengatasi berbagai persoalan pelik yang timbul di masyarakat.
TIK tidak hanya membantu dan mempermudah manusia tetapi juga
menawarkan cara-cara baru di dalam melakukan aktivitas-aktivitas
tersebut sehingga dapat mempengaruhi budaya masyarakat yang sudah
tertanam sebelumnya.
D. Dampak Globalisasi di Bidang IPTEK
Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif. Karena itu pada makalah ini kami membuat dampak-dampak positif dan negatif dari kemajuan teknologi dalam kehidupan manusia.
a. Dampak positif di bidang teknologi :
Dampak positif di bidang teknologi berkembang pesat. Baik teknologi informasi, komunikasi, maupun transportasi. Sehingga orang dapat berhubungan melewati batas-batas negara. Lebih lanjut dampak positif globalisasi adalah:
a. pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi
b. terjadinya industrialisasi
c. produktifitas dunia industri semakin meningkat.
b. terjadinya industrialisasi
c. produktifitas dunia industri semakin meningkat.
d. Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki.kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi, akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat. Akibatnya, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja yang berubah tersebut.
b. Dampak negatif di bidang teknologi :
a.Terjadi penyalahgunaan fungsi teknologi untuk hal-hal yang melanggar norma, seperti video porno yang direkam via handphone, atau kasus penipuan via internet.
b.Penyalah gunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak kriminal. Kita tahu bahwa kemajuan di badang pendidikan juga mencetak generasi yang berepngetahuan tinggi tetapi mempunyai moral yang rendah. Contonya dengan ilmu komputer yang tingi maka orang akan berusaha menerobos sistem perbangkan dan lain-lain.
Sumber :
Komentar
Posting Komentar